Showing posts with label Pakan. Show all posts
Showing posts with label Pakan. Show all posts

Saturday, April 01, 2023

20 Pakan Ikan Nila (Dan gurami) AGAR Cepat Besar dan Siap Panen

 20 Pakan Ikan Nila (Dan gurami) AGAR Cepat Besar dan Siap Panen

INI PENTING. Ya, memilih pakan ikan nila yang tepat sangat mempengaruhi biaya dan untung anda. anda akan menemukan jenis pakan nila di sini. Mulai dari alami yang berbiaya nol sampai pelet yang dianggap mahal.

Ikan nila adalah hewan omnivora yang memakan baik tumbuhan maupun hewan. Di alam aslinya ikan ini makhluk makhluk kecil di dalam air seperti memakan plankton, fitoplankton, hydrila dan tumbuhan yang hidup didalam kolam seperti azolla. Ikan nila juga bisa memakan sisa dapur dan buah buahan,

Pakan ikan nila terbagi menjadi dua, alami dan pelet. Salah jenis pakan bisa berakibat fatal karena biaya produksi terbesar nila adalah pakan.

Pakan Ikan Alami
Mengetahui pakan alami itu sangat penting. Ini bisa sangat menekan biaya produksi anda. Bayangkan, pakan alami jika habis akan tumbuh lagi, tidak perlu keluar kocek. Bagi pembudidaya ikan, pakan adalah biaya produksi terbesar. Oleh karena itu mengetahui pakan alami adalah solusi.
Pakan alami saja kurang cukup untuk ikan nila. Kondisi yang terlalu kotor, misal banyak tumbuhan di kolam, akan mengundang hama dan penyakit ikan. Sebagai pembudidaya anda sebaiknya menambahkan pakan tambahan atau pelet dengan kadar protein rendah (20-25%). Hal ini terbukti mempercepat pertumbuhan ikan nila.
Di sisi lain, pakan pelet juga menghasilkan efek samping. Selain harganya yang relatif mahal, pakan pelet juga menghasilkan endapan yang kotor. Oleh sebab itu kami akan membahas baik pakan alami maupun pakan pelet buatan untuk ikan nila.

Berbagai macam pakan alami ikan nila :

Plankton dan fitoplankton.
Di awal budidaya ikan nilakita harus membuat kolam. Nah saat tahap pembuatan kolam, pastikan kolamnya bersih dari sampah lalu beri pupuk dan siram air. Ini bertujuan agar di kolam kita tumbuh plankton, fitoplankton dan kawan kawannya.

sumber: youtube

Makhluk makhluk kecil ini akan menjadi makanana bagi ikan nila. kadar proteinnya sendiri antara 21-37 %. Lumayan kan?

Azolla Pinnata
Azolla merupakan tumbuhan paku air berwarna hijau yang terapung di air. Ukurannya antara 1-4 cm. Bentuk daunnya segitiga atau kotak. Tumbuhan paku ini cepat sekali berkembang dan banyak ditemukan di kolam atau sawah.

Azola mempunyai kadar protein yang tinggi yakni 31 %. Kadar protein inilah yang membuat azolla rame peminat di kalangan petani nila pakan organik. Ikan ini juga diyakini mengandung banyak vitamin. Menurut pengamatan di ciamis, pemberian Azolla Pinnata sebanyak 10% bisa sangat efektif untuk menambah berat ikan.
Azolla atau disebut juga mata lele ini bisa disajikan dalam bentuk kering maupun basah. bisa juga ditaruh di atas kolam nila. Tetapi yang paling bagus adalah dalam kondisi kering. Hal ini dikarenakan pemberian azolla basah mengandung terlalu banyak air sehingga nila hanya kenyang air dan sedikit protein. Azolla basah menyebabkan nila cepat kenyang, hemat pakan tapi ku us – kurus.

Lemna SP
Lemna SP adalah tumbuhan kecil hijau yang hidup di air. Tumbuhan ini mengandung protein 10-45 %.

Belakangan tumbuhan ini menjadi primadona peternak, tidak hanya nila lho, karena perkembangannya yang mudah dan cepat. Lemna mampu tumbuh 40% perhari, sangat cepat. Umur lemna hanya 10 hari dan setiap induk bisa menghasilkan 20 anakan.
Lemna sendiri bisa diberikan ke nila dalam kondisi basah maupun kering. Untuk menhasilkan lemna kering 1 KG dibutuhkan lemna basah 12 kg. Jika anda mau mmencoba, anda bisa membeli lemna kering secara online. Harganya sekitar 50.000 per kg

Wolffia
Tanaman berbunga ini disebut sebut sebagai tanaman berbunga yang terkecil di dunia. OLeh karena itu, Wolffia ini bisa diberikan sebagai pakan mulai dari tahap pembenihan ikan nila. Perlu kitta tahu, saat masih benih ikan nila tidak bisa memakan lemna.

Perkembangbiakanny sangat cepat, dibanding dengan lemna, perbandingannya 4 : 3. Sama seperti lemna, sebaiknya tumbuhan ini dikembangbiakan terpisah agar tidak mengganggu sinar matahari masuk kolam nila.
Tumbuhan ini disebut juga watermeal atau duckweed. Tumbuhnya melayang layang di atas air daan berwarna kekuningan atau hijau.

Cacing Sutera

Salah satu makanan ikan nila terbaik, yaitu cacing sutera. Jenis cacing ini memiliki kadar protein tinggi hingga 40-57% dan lemak 10-13 %, sehingga mampu membuat ikan nila bisa cepat besar.

Cacing sutera juga sering dijadikan pakan andalan bagi para peternak ikan, baik ikan konsumsi maupun ikan hias, seperti cupang dan guppy. Sebab, cacing sutera diyakini mampu mempercepat pertumbuhan ikan. Anda bisa mendapatkan jenis cacing ini di parit atau membelinya pada penjual.

Kutu Air

Kutu air menjadi salah satu makanan ikan nila agar cepat besar. Makanan ikan nila satu ini bisa Anda temukan di para penjual ikan hias maupun bisa dicari sendiri di sungai atau selokan. Kutu air disarankan menjadi makanan ikan nila karena dipercaya mampu mempercepat pertumbuhan ikan.

Daun Talas
Pemberian daun talas memang bertujuan untuk mengurangi biaya makan pelet. Menurut berbagai sumber, daun ini cukup baik untuk menambah bobt ikan. Selain itu pohon talas juga gampang ditanam dan tidak memerlukan perawatan khusus.

Pemberian pakan ini harus dipotong kecil kecil terlebih dulu. Jangan terlalu berlebihan memberikan daun talas, daun yang tidak termakan atau membusuk bisa memberikan masalah tersendiri
Daun ini biasanya ditanam petani di sekitar kolam agar pohon talas bisa hidup di daerah lembab. Jika tidak ingin disekitar kolam maka anda dapat mengkondisikannya terlebih dahulu.

Kangkung
Ya, kangkung yang disukai kelinci ini ternyata juga bisa untuk pakan ikan nila.

Saran saya, tanamlah kangkung sendiri jangan beli kangkung di pasar. Kenapa? karena kangkung dipasar bisa jadi banyak pupuknya dan disemprot berbagai macam bahan kimia.

Daun singkong
Daun singkong bisa kita berikan untuk ikan nila. Nah anda bisa memberikannya secara langsung, dicampur dengan tepung ikan atau difermentasi terlebih dahulu.

Fermentasi daun singkong banyak dilakukan agar bisa menghasilkan FCR (Food conversion Ratio) yang bagus.

Lumut
Ikan nila adalah omnivora yang bisa memakan tumbuhan kecil yang ada di sungai, termasuk lumut. Memberikan lumut bisa menjadi alternatif tersendiri untuk ikan nila.

Sisa sayuran
Yang saya maksud di sini adalah sisa sayuran yang tidak terjual atau disingkirkan karena sudah layu. Bisa juga sayuran dari warung warung yang tidak dimasak.

Ingat ya, sayur mentah bukan sayur matang.

Ampas Kelapa
ya ini kreatif bukan? ampas kelapa sisa santan biasanya dibuang begitu saja. Nah bagi peternak nila, ampas ini adalah barang berharga yang bisa digunakan untuk menghemat pakan nila.

pemberiannya bisa langsung, bisa juga dicampur dedak atau tepung ikan.

Dedak
Dedak ini adalah hasil gilingan dari sisa padi. Warnanya kecoklatan dan baunya khas.

Biasanya dedak ini digunakan untuk campuran pakan lainnya

Sisa Nasi

ya, daripada terbuang sisa nasi bisa anda berikan untuk ikan nila. Mau diberikan langsung atau dikeringkan dulu boleh saja. Silahkan anda coba mana yang disukai nila anda.

Sisa Roti/Roti BS
Pernahkan anda membeli roti di indomaret atau alfamart? coba lihat tanggal kadaluwarsanya, meskipun roti baru, pasti tanggal kadaluwarsanya sebentar lagi. Memang jenis rotinya seperti itu, tidak ada yang salah.

Lalu kemanakah sisa roti yang kadaluwarsa itu? Roti roti tersebut dijual dengan harga sangat miring untuk pakan ternak. Salah satunya adalah pakan nila.

Tepung cacing

Anda bisa membuat tepung cacing sendiri. Caranya sebagai berikut :
Memisahkan cacing segar dari tempat / medianya
Mencuci cacing tersebut sampai bersih, kemudian membilas lalu menimbangnya
Menjemur cacing di bawah terikmatahari ( bisa diatas seng agar cepat dan hasil bagus) selama 24 jam
Cacing yang sudah kering kemudian dibuat tepung dengan penggiling tepung, jika tidak punya silahkan menumbuk sampai halus
Tepung cacing siap digunakan
Timbang dulu tepung cacing saat basah dan kering untuk mengetahui berapa cacing yang anda butuhkan dilain waktu

Pakan Nila Buatan
Anda bisa membuat pakan nila buatan sendiri atau membeli dari toko. Yuk kita bahas satu persatu.

Tepung Bekicot atau keong mas

Tahapan membuat tepung bekicot adalah :
Bekicot dibersihkan
Direbus dan dikeluarkan isinya saja
Dijemur sampai kering
Diiris kecil kecil
Tumbuk untuk dibuat menjadi tepung
Tepung bekicot siap disajikan

Tepung ikan rucah

Cara membuat tepung ikan rucah adalah sebagai berikut :
Membersihkan ikan rucah
Rebus ikan rucah tadi
Jemur ikan yang sudah matang
Tumbuk untuk ubah ikan menjadi tepung
Tepung ikan siap digunakanan

Maggot

ibu ibu mungkin maggot ini terkesan menjijikkan. Bentuknya yang kecil berwarna kecoklatan melambangkan seolah maggot adalah pemakan buah busuk. ternyata maggot adalah bentuk larva dari serangga black soldier fly.

Belakangan maggot sudah digunakan untuk pakan nila. Kadar proteinnya lumayan tinggi yakin 45 % sehingga banyak yang diminati. Tak ayal sekarang ada bisnis baru, yakni budidaya maggot. Mereka menjual Maggot kepada pembudidaya ikan untuk substitusi / pengganti pelet

Pelet
Pelet adalah pakan ikan yang banyak dipakai. Selain mengenyangkan pelet juga dianggap sebagai asupan gizi. Kelebihan pelet adalah gizinya banyak namun kekurangannya tentu saja harganya mahal. Meski demikian anda bisa membuat pelet sendiri di rumah

Bentuknya kecil seperti pil. Umumnya warna kecoklatan. bahanya merupakan campuran bahan nabati dan hewani.

MEMBUAT PAKAN ALTERNATIF LELE

 MEMBUAT PAKAN ALTERNATIF LELE

Masih ditengah bulan suci ramadhan ini mari kita belajar lebih dalam tentang arti sebuah makanan untuk mahluk hidup. Ya, makanan adalah kunci utama bagaimana mahluk hidup akan tumbuh dan berkembang biak, dan makanan merupakan hal yang sangat penting bagi semua mahluk hidup didunia, dan ikan lele adalah salah satunya. Dengan demikian berhasil tidaknya budidaya ikan lele tergantung pada pakan untuk menunjang pertemubuhan ikan lele tersebut. Dengan itu semua saya akan memberikan ulasan tentang Cara Buat Pakan LeleSendiri Sebagai Pakan Alternatif Sukses Budidaya Ikan Lele. Karna saya anggap hal ini paling vital guna tercapainya suatu target panen yang berhasil.

Pelet/pakan ikan adalah hal yang paling bokok di dunia budidaya ikan lele, bahkan tidak hanya ikan lele saja yang membutuhkan pelet tersebut, semua ikan yang dibudidaya di dalam kolam pembesaran pastinya memerlukan pakan tersebut. Di tengah ini semua, tingginya harga pakan adalah kendala utama untuk berkecimpung di dunia perikanan, bahkan petani kecil semacam kita juga memiliki kendala demikian. Hal ini tentunya dikeluhkan oleh para mitra budidaya!
Untuk mengatasi problem tersebut, saya akan memberikan tips cara buat pakan lele sendiri, sedikit unik tentunya ulasan disini, Ya, kita akan membuat pakat dengan sendiri untuk mengganti pelet buatan pabrik. Pembuatan pakan ini pada dasarnya ada dua macam, yaitu pembuatan pakan sendiri dengan bahan utama dan pembuatan pakan sendiri dengan bahan sisa.

Kandungan Nutrisi Pada Pakan Ikan Lele
Kandungan nutrisi pakan ikan lele harus wajib memenuhi perbandingan pemberian pakan dengan penambahan bobot ikan lele kurang dari satu (Feed Conversion Ratio/FCR>1), maksudnya : jika kita memberi pakan ikan lele sebanyak 1Kg, maka bobot ikan yang dihasilkan akan mencapai pertambahan 1Kg. Dengan semakin kecilnya rasio FCR-nya, maka berarti semakin baik kandungan gizi pada pakan tersebut.

Jika kita buat pakan lele sendiri untuk mengganti pelet sebagai pakan utama, maka wajib dari pakan tersebut untuk mengandung komponen dan gizi yang ada didalam pelet pabrikan, seperti ; protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Ikan lele ini termasuk jenis ikan karnivora yang ditakdirkan untuk memakan daging, dan kebutuhan protein pada ikan lele sangat tinggi hingga mencapai 32% dari berat pakan yang dimakannya (SNI).

Lemak : Dibutuhkan sebagai energi tambahan yang penting, furngi dari lemak juga sebagai pelarut beberapa vitamin didalam tubuh ikan lele, dan juga sebagai keseimbangan kelangsungan hidup ikan lele mengapung didalam air.

Karbihidrat : Mengandung senyawa serat yang kasar dan bahan bebas tanpa mengandung nitrogen. Fungsi utama dari karbohidrat adalah sebagai sumber energi utama pada mahluk hidup.

Vitamin : Berguna untuk menjaga daya tahan tubuh ikan lele agar selalu fit dan tidak mudah terserang penyakit.

Mineral : Terdiri dari makromineral dan mikromineral. Makromineral yang terkandung dalam tubuh ikan diantaranya kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na), kalium (K), fosfor (K), klorida (Cl) dan sulfur (S). Sedangkan mikromineral antara lain besi (Fe), seng (Zn), mangan (Mn), tembaga (Cu), iodium (I), kobalt (Co), nikel (Ni) fluor (F), krom (Cr), silikon (Si) dan selenium (Se).

Berikut tabel berbagai bahan beserta kandungannya dalam satuan persen (%):

BahanProteinLemak
Tepung Ikan62.998.4
Tepung Kedelai36,614.30
Bungkil Kelapa18.4615.73
Tepung Jagung10.400.53
Dedak Halus15.586.8
Tepung Tapioka2.62.6

Misal kita akan membuat pakan lele sendiri dengan kombinasi 50 kg tepung ikan (kandungan protein 62,9%) dengan 50 kg katul halus (15,58%), apakah mungkin kombinasi bahan-bahan ini memenuhi kebutuhan protein pada ikan lele?

• Jumlah protein yang terdapat pada tepung ikan = 62,9% x 50 kg = 31,45 kg
• Jumlah protein yang terkandung pada katul halus = 15,58 x 50 kg = 7,79 kg
• Jumlah total protein dari tepung ikan dan katul halus = 39,24 kg
• Berarti dari jumlah berat bahan baku 100 kg akan kita didapatkan 39,24 kg atau 39,24% dari campuran bahan-bahan tersebut adalah protein. Tentunya kombinasi pencampuran bahan-bahan ini mampu mencukupi kebutuhan konsumsi protein pada ikan lele yang jumlahnya 30% dari makanan yang dikonsumsi.
• Untuk menambah kandungan nutrisi dapat kita tambahkan berbagai minyak ikan yang dijual dipasaran.

Pakan Lele Tambahan
Ikan lele memerlukan banyak makanan untuk terus hidup dan berkembang, tentunya pakan yang berkualitas akan membuat ikan lele ini cepat dalam masa pembesaran. Selain mengkonsumsi pakan utama seperti yang saya jelaskan diatas, ikan lele ini juga memerlukan pakan tambahan agar kelangsungan hidup ikan lele lebih baik dan memiliki pertumbuhan yang optimal. Namun pakan tambahan ini kita sendiri yang akan mengira-ngira kandungan yang ada pada pakan tambahan tersebut. Dibawah ini akan saya sebutkan apa saja yang bisa kita gunakan sebagai pakan tambahan untuk ikan lele.

Limbah Peternakan Unggas
Jika Anda merupakan seorang pembudidaya ikan lele, dan lokasi Anda tidak jauh dari tempat peternakan unggas, maka Anda termasuk orang yang beruntung. Ternak unggas ini meliputi binatang bersayap berkaki dua seperti : ayam, bebek, puyuh,dll. Limbah yang dimaksud disini adalah bangkai atau binatang ternak yang telah mati. Unggas yang telah mati sangat bagus untuk makanan tambahan ikan lele, karena ikan lele ini pada dasarnya adalah ikan pemakan daging. Namun ikan lele juga dapat memakan segalanya, sesuatu yang ada disekitar lingkungan hidupnya.

Ayam Tiren Sebagai Pakan Tambahan Ikan Lele

Unggas yang mati dapat kita berikan untuk ikan lele dengan cara direbus dan dibersihkan bulu-bulunya terlebih dahulu, hal ini bertujuan agar menghindari terjangkitnya penyakit karena bakteri dan kuman jahat akan mati jika direbus, sedangkan membersihkan bulu-bulu terlebih dahulu bertujuan untuk menjaga kebersihan kolam. Setelah unggas-unggas tersebut sudah bersih dan siap diberikan untuk pakan ikan lele, ikatlah dengan tali dari kedua kaki unggas tersebut, lalau celupkan kedalam kolam ikan lele, otomatis para gerombolan ikan lele ini akan beramai-ramai memakan unggas yang telah direbus dan dibersihkan tersebut. Pemakaian tali berguna agar setelah beberapa hari daging unggas akan bersih dan tinggal tulang belulang, dan tali ini berguna untuk menarik kembali sisa-sisa tulang kemudian kita mudah untuk membuangnya.

Keong Mas dan Bekicot
Pakan tambahan ini juga dapat kita hasilkan dari binatang bercangkang yang tidak banyak digunakan oleh masyarakat, keong dapat meliputi keong mas atau keng sawah. Untuk mendapatkan keong-keong ini tidaklah sulit, dapat kita jumpai di sungai-sungai, sawah, dan selokan disepanjang tempat tinggal kita. Jika kita malas untuk mencarinya, tinggal membuat plang didepan rumah Anda dengan manyatakan terima/penadah keong mas/sawah dengan harga nego, tentunya biaya yang akan kita keluarkan lebih murah karena binatang ini tidak terpakai dilingkungan hidup kita. Sedangkan bekicot juga sangat mudah didapatkan disekitar area pekarangan rumah, dan kita tahu bahwa bekicot dan keong ini mengandung protein yang sangat tinggi, sehingga ini dapat mempercepat tumbuhnya ikan lele dikolam pembesaran Anda.

Keong Mas Sebagai Pakan Alternatif Ikan Lele

Untuk pemberiannya, keong dan bekicot ini mirip seperti unggas yang telah mati, keong dan bekicot tidak langsung kita berikan pada lele karena ada cangkang yang akan melindungi mereka, bahkan keong ini jika asal Anda masukka kedalam kolam lele akan hidup dan berkembang biak, dan pada akhirnya Anda akan melakukan budidaya ikan lele dan keong mas. Rebus keong-keong dan para bekicot yang sudah Anda kumpulkan, supaya mudah untuk pengambilan daging dari cangkangnya, selanjtnya daging keong dan bekicot siap untuk diberikan pada ikan lele untuk digunakan sebagai pakan tambahan,

Ikan Rucah
Jika lokasi budidaya ikan lele anda juga berdekatan dengan TPA (tempat pelelangan ikan) berarti Anda memang ditakdirkan untuk menjadi seorang pembudidaya ikan lele, ikan rucah sangat bagus untuk menjadi pakan tambahan ikan lele. Tentunya untuk mendapatkan ikan-ikan kecil yang tidak laku dijual dipasaran ini, akan dijual dengan harga yang sangat murah, karena ikan kecil-kecil ini tidak layak dikonsumsi manusia.

Untuk pemberiannya, bisa langsung diberikan tanpa merebus dan membersihkan terlebih dahulu, hanya saja cincang agar pemberian pakan tambahan ikan rucah ini bisa merata dan secara menyeluruh agar ikan lele semuanya kebagian.

Berikut beberapa pakan alternatif untuk lele dengan kualitas yang bagus:

BAHAN PAKAN 1

NoBahanJumlahHarga*Total
1Kohe puyuh / Kohe ayam65 Kg35022.750
2Dedak15 Kg250037.500
3Ampas tahu/Bungkil kelapa/Onggok15 Kg150022.500
4Daun Bayam/Kangkung/Azola5 Kg10005.000
5ROTER50 ml1206.000
6Gula0.25 Kg150003.750
7Vit B110 butir1001.000
8Vit B610 butir1001.000
9Vit B1210 butir1001.000
10Air kelapa1 Liter20002.000
11Air cucian beras / Air Leri4 Liter
Total102.500
Harga Per Kg1.025
*Harga tiap daerah mungkin berbeda

CARA MEMBUAT:

  1. Roter + gula + air kelapa + air cucian beras campurkan, biarkan 24 jam
  2. Kohe puyuh dikeringkan/dijemur, kemudian haluskan, semprot/bibis dengan larutan roter yg sudah disiapkan sebelumnya, biarkan 24 jam
  3. Daun bayam / kangkung / azolla haluskan/cacah kecil/blender
  4. Vit B1, B6, B12 haluskan
  5. Campurkan semua bahan, semprot/bibis dgn larutan roter sampai merata
  6. Fermentasi selama 5-7 hari secara tertutup

CATATAN:
Kunci dari semua ini adalah kualitas Roter yang baik,
Kita sudah pernah coba dari produk2 lain sebagai kontrol tetapi kurang berhasil, terutama penguraian kotoran puyuh gagal.

BAHAN ROTER IKAN (Ramuan Obat Ternak)

  1. Rumput laut (adalah) : 1kg
  2. Pisang matang : 10 buah bagus kepok)
  3. Nanas matang : 1 buah
  4. Susu murni : 1L
  5. Usus kambing/sapi : 500gr
  6. Gula merah : 1kg
  7. Ragi tape : 1 butir
  8. Air kelapa baru : 5L
    CARA MEMBUAT :
  • nanas kupas, mata jgn dibuang.
  • semua bahan stirilkan dgn air hangat.
  • rumput laut (azola), pisang, nenas, ragi diblender
  • usus sapi/kambing Blender.
  • gula merah didihkan dgn 1L air.
  • campur semua bahan aduk2 skitar 3 mnt.
    Fermentasi : 14 hari tertutup rapat (kasih aerasi)
    Tiap 2-3 hari goyang2.
    Dosis :
  • 10 ml + 20L air untuk pakan/ pembuatan pelet.
  • 10 ml /L (m2) tuk kolam..

    Catatan : Kalo untuk ternak/unggas bahan tambahi dgn kepiting batu 5-10 ekor

UNTUK MEMPERBANYAK ROTER, BAHAN2NYA SBB:
Roter : 1L
Gula merah : 2kg
Air cucian beras : 5L
Air kelapa baru : 5L
Susu murni : 2L
Bekatul halus : 1kg
Terasi matang : 1/4 kg
Air matang : 10L

Caranya :
Gula merah didihkan dgn air 2L
campur semua bahan
Fermentasi : 7-14 hari
Bau wangi tape berhasil.

CATATAN :
bila diambil tiap minggu 2-3L langsung ganti/tambah dgn air kelapa /air gula sebanyak yg diambil…

BAHAN PAKAN 2
Kohe puyuh : 2 karung (100 kg)
Dedak halus : 5 kg
Terasi mentah : 1 kg
Daun pepaya : 5 lembar
Roter (Ramuan Obat Ternak): 1 gelas
Gula merah : 1/2 kg

Cara membuat :
Gula merah dan terasi seduh dengan air mendidih 5 liter, aduk2 dan biarkan sampai menjadi cair dan dingin, selanjutnya masukan roter. Biarkan 2-3 jam
Cacah halus daun pepaya
Campurkan kohe puyuh, dedak, cacahan daun pepaya
Bibis /kocor semua bahan dgn air campuran roter, gula, terasi sampai merata
Simpan dalam wadah tertutup selama 5-7 hari.
Kita sudah punya pakan 105 kg yang tidak kalah dengan pelet pabrikan
Pemberian pakan cukup 5% dari total bobot ikan lele.
Pemberian bisa 2-3 x

Catatan :
Pola yang lain sama saja dengan pola pemeliharaan standar pabrikan

BAHAN PAKAN 3
Kohe sapi atau kohe ayam petelur : 2/3 drum yang 200 ltr
Dedak : 3 kg
Terasi mentah : 1 kg
Limbah ikan: 2-3 kg (bebas apa sj)
Daun pepaya : 5 lbr
Kunyit : 1/2 kg
Roter : 1 gelas
Gula : 1/2 kg

Cara membuat :
Gula dan terasi seduh dgn air mendidih 5 ltr, setelah dingin masukan roter, biarkan 2-3 jam
Daun pepaya dan kunyit haluskan, bisa di blender/tumbuk
Campurkan semua bahan kemudian simpan dalam drum tertutup, 5-7 hari

Pemberian pakan :
Untuk 2000 ekor pagi 1 ember 10 ltr, sore 1 ember. 1 minggu pertama
Minggu ke dua : 2 ember
Minggu ketiga sampe panen : 3 ember

CATATAN:
Pola perawatan sama dengan yang standar.
Maaf, tidak tanggungjawab jika tidak memakai selain Roter.
Kohe lain belum pernah kita coba, so tidak tau bagaimana hasilnya
Ciri berhasil pakan wangi, tidak bau

Friday, March 31, 2023

Pakan Alami Ikan

 Pakan Alami Ikan

Pakan alami merupakan pakan hidup bagi larva ikan yang mencakup fitoplankton, zooplankton, dan benthos.

Jenis – jenis makanan alami yang dimakan oleh ikan sangat bermacam – macam, tergantung pada jenis ikan dan tingkat umurnya. Burayak ikan yang baru saja belajar mencari makan, pertama – tama yang mereka makan adalah plankton. Bahkan ada juga beberapa ikan yang tetap setia sebagai pemakan plankton sepanjang hidupnya.

Pada umumnya burayak ikan itu mula – mula makan plankton nabati (fitoplankton). Kemudian semakin besar ikannya, makanannya pun mulai berubah pula. Mula – mula mereka beralih dari fitoplankton ke zoopalankton (plankton hewani), seperti antara lain protozoa (hewan bersel satu), mikrokrustasea (udang – udangan renik), invertebrate mikroskopik (hewan – hewan tak bertulang belakang yang kecil - kecil), dan telur berbagai jenis hewan lainnya termasuk telur ikan.

Beberapa jenis fitoplankton yang sudah banyak dibudidayakan antara lain adalah :

Diatomae, yaitu Chaetoceros calcitrans, Skeletonema costatum, Phaeodactylum trocornotum, Nitzschia closterium, Cyclotella mana dan Navicula sp.

Chlorophyceae, yaitu Chlorella sp.,Monas sp., Chlamydomonas sp., Platymonas sp (Tetraselmis)tetratele, Isochrysis sp., Monochrysis sp.,  dan Dunaliella terteolecta.

Sedangkan beberapa zooplankton yang sudah banyak dibudidayakan antara lain adalah :

  • Rotifer, terutama Brachionus sp.
  • Cladocera, terutama Moina sp., dan Daphnia sp.
  • Branchiopoda, terutama Artemia sp.
  • Berbagai macam plankton lainnya, seperti infusoria (Paramecium), jentik – jentik nyamuk, anak tiram, anak tritip (Ballanus sp), anak bintang laut (Arabica sp.) dan lain – lain.

Gurami makannya apa?

Sesuai dengan usia pertumbuhan seekor gurami, pakan akan dibicarakan menurut usia seekor ikan. Dengan tidak mengesampingkan unsur murah dan mudah.

Gurami baru menetas tidak perlu pakan.

0-10 Hari tidak makan

Betul, tidak ada biaya yang dikeluarkan tatkala Gurami anda baru menetas lalu menunggu pertumbuhan ekor, kemudian mata dan bagian tubuh lainnya. Waktu yang diperlukan masa dari larva menjadi ikan mini imut ini sekitar 10-14 hari. Selama menunggu gurami menjadi besar, tugas peternak ikan adalah membuang permukaan air dari lemak, cangkang telur (sulit dilihat mata telanjang), telur yang tidak menetas. Petugas di Gajahsora membuang telur yang busuk yang berada di baskom penetasan dengan menggunakan rumput atau lidi yang ditekuk. Selama berada dalam waskom ataupun paso plastik, Kebutuhan hidupnya disubsidi oleh kantung telur yang memang bawaan lahir. Syaratnya dia harus tidur tertelentang dengan perut diatas. Lha kalau ada yang bilang ikan umur dua hari sudah harus diberi makan, maka saya garuk-garuk kepala, cara makannya bagaimana sebab mulutnya pun belum terbentuk sempurna. Tapi ada yang bilang sejak ikan mulai berenang, ia sudah mulai diperkenalkan pakannya sekalipun sebagian kantong telurnya sudah menipis.

10-14 HARI

Ukuran hari adalah patokan belaka, kalau anda melihat anak ikan sudah mengempis kantong telurnya, posisi badannya seperti merangkak dengan perut di bawah dan berenang kian kemari mencari umpan lezat itulah yang dicari, maka telah tiba saatnya untuk memberi pakan, ikan mulai dicemplungkan ke hapa (kelambu berbentuk plastik yang mengurung ikan agar tidak dimangsa oleh hama). Hapa ialah jaring plastik yang dipasang di kolam untuk memperkenalkan ikan dengan kehidupan sebetulnya. Bahan hapa dibuat sedemikian rupa sehingga plangton seperti moina (kutu air) bisa masuk, dan dilahap oleh anak gurami. Tapi usia 6 hari ikan saya sudah mulai diperkenalkan cacing rambut.

Untuk kebutuhan protein, bisa diberikan sejenis udang renik yang masih sederhana namanya “Moina”. Para ahli memperdebatkan antara Moina dan Daphina, tapi petani ikan enteng menyebut “kutu air” lantaran bentuknya yang kecil, transparan dengan kaki-kaki pengait persis kutu kepala. Tapi ini tidak ada hubungannya dengan Salep Cap Kaki Tiga.

Kutu air selalu tersedia di perairan, kalau anda menggunakan air ledeng di akuarium anda, kutu air terpaksa harus didatangkan. Tapi kebetulan ditempat kami lingkungannya mudah untuk mendapatkan kutu air. Supaya masa kutu mau berkumpul, lalu terkonsentrasi disuatu tempat, dia diimingi dengan kemerdekaan makan “tembelek” sepuasnya.

Untuk itu petani memberikan pupuk kandang basah yang dibungkus dalam karung goni dan ditaruh disudut-sudut kolam. Begitu terkena air, maka tembelek yang sudah busuk, menjadi lebih membusuk. Dan saat itulah udang renik “moina” jantan dan “moina-lisa” datang dan dimangsa oleh ikan kita.

Kalau anda mau menyaksikan munculnya kutu air, itu sekitar jam 06.30-08.30 dimana konsentrasi terbesar muncul ke permukaan membentuk koloni seperti kabut di air. Kutu air dipanen dengan menggunakan serokan yang terbuat dari kain yang halus, agar mereka tahan dibawa jauh, biasanya dimasukkan potongan es kedalam plastik sebelum diajak bepergian. Dengan memberikan kutu air, maka jika sisa pakan tidak menjadi busuk melainkan ikut berenang kesana kemari bersama ikan. Di Singapura, kotoran ternak dari beberapa peternakan di gelontor dalam suatu kolam raksasa, dimasukkan air yang mengandung bibit kutu air, lalu kolam kotoran dibiarkan beberapa hari agar kutu air bisa berkembang biak. Saat itu air kolam dipompakan kekolam lain yang didalamnya sudah ada perahu bermotor dengan jaring halus, bila perahu bermotor ini berjalan hilir mudik sambil menebarkan jaring, maka berkilo-kilo kutu air bisa dipanen.

Kutu Air juga bisa mengandung virus, sehingga harus diambil dari sumber yang layak dipercaya. Beberapa peternakan “elite” bahkan menggunakan sumber pakan pabrik yang namanya artemia, sejenis udang laut.

KUNING TELUR

Saya mengadopsi cara pemberian pakan dengan kuning telur ini menurut tutur tinutur dari para peternak ikan hias. Rebuslah sebuah telur bisa bebek, bisa ayam. Lalu ambil kuning telurnya seperduapuluh bagian. Letakkan potongan kuning telur tadi kesebuah kain. Lipat kain seperti membungkus sesuatu dan peras kain beserta telur didalamnya sehingga sebagian telur keluar disela jalinan kain. Gantung makanan ini dekat anak ikan. Gantilah pakan ini beberapa hari kemudian supaya tidak membusuk. (updated 29.1.01)

14 hari sampai 3 bulan. Makannya es-cacing dan cacing sutra

Kalau karena satu, dua tiga atau banyak hal ternyata tembelek ayam yang di kampung saya diberi nama pupuk “Rambo” sedang susah didapat, peternak menggunakan pupuk kandang kering yang baunya sedikit tidak menyengat namanya “postal”. Ujutnya adalah sisa pakan dari peternakan ayam buras yang sudah bercampur dedak, sekam, kotoran ayam, bulu ayam dan tidak lupa tanah liat. Postal ini ditebarkan di kolam yang nantinya akan mengundang kutu air dan “nyamuk kebun.”

Armada nyamuk inilah yang nantinya mengapung diatas kotoran ayam yang terapung karena sudah kering, lalu bertelur disela-sela kotoran. Telur akan berubah menjadi jentik jentik yang warnanya merah darah, ukurannya sebesar cacing (kurang dikit), sehingga orang menamakannya “cacing darah”. Entah mengapa para supplier pakan yang diimport dari Taiwanini, menamakannya “cacing es”. Jual beli cacing es persis seperti orang jual es krim, para supplier menyediakan Freezer yang isinya cacing beku. Satu lempeng beratnya 1 ons, dan saat itulah pakan moina mulai ditinggalkan dan berganti cacing es.

Secara bertahap, ikan mulai diintrodusir pelet halus. Dengan kebaikan para Taiwaneese inilah para peternak ikan Gurami dalam akuarium bisa memulai usahanya.

CACING SUTRA- Tubifex

Pakan hidup ini didapatkan di beberapa warung ikan hias, biasanya mereka di pasok oleh bocah-bocah yang menyerok cacing-cacing ini di got-got. Kelihatannya tidak ada hubungan antar jenis cacing ini dengan salah satu merek alat KaBe. Cacing sutra juga mempunyai potensi pembawa virus. Di Parung, beberapa orang mengais rejeki dengan berjualan cacing sutra atau cacing rambut ini. Kalau anda datang ke tempat penampungan pada pagi hari, jawabannya pasti “ntar zohor datang,” rupanya bisnis ini laku keras. Kalau burayak gurami anda ingin dipelihara di kolam batu atau akuarium, maka cacing hidup ini adalah alternatif untuk pakan burayak usia 6 hari. Apalagi sifat cacing ini hidup di air jernih, jadi tidak membusuk dan tidak kuatir overfeed.

Di atas 3 bulan pilih salah satu dibawah ini:

Takaran pakan alami dari dedaunan untuk 100 ekor gurami

ULAT, RAYAP, TELOR SEMUT (kroto), SERANGGA

Variasi makanan ini sangat digemari oleh ikan Gurami. Laron, anjing tanah, jangkrik, belalang akan disantapnya tanpa bekas. Sementara rayap bisa dicari dibawah pohon yang lapuk, bambu lapuk.

SAYURAN BERDAUN LEMBUT

Meningkat dewasa, Gorami bisa diberikan daun kangkung (Ipomoea aquatica), genjer, daun pepaya (kurang suka), daun keladi ular, daun singkong (kurang suka), daun keladi senthe. Sebetulnya inilah menu utama Gurami sehingga berat biomas 100 kilo maka pakan yang dibutuhkannya perhari adalah 1 kilogram.

Dedaunan bergetah seperti daun pepaya sebaiknya dijemur atau diangin-anginkan terlebih dahulu agar getahnya berkurang. Getah dedaunan dapat mempengaruhi selaput lendir yang membuat gurami agak rentan terhadap kondisi lingkungan yang kurang baik. Pemberian daun ubi jalar yang terlalu sering diduga dapat menghambat proses pemijahan/peneluran.

https://www.youtube.com/watch?v=fSw8S8kSlaI

KELADI / TALAS / SENTE

Gurame identik dengan daun sente. Di mana ada kolam gurame, maka di situ pasti ada tanaman sente. Pembudidaya yakin Alokasia macrorrhizos itu merupakan pakan wajib gurame.  Jamak bagi pembudidaya gurame untuk menanam sente 2-3 bulan sebelum menebar benih gurame. Daun kerabat keladi itu merupakan pakan utama gurame. Pembudidaya gurame mewajibkan sente sebagai pakan utama dalam pembesaran gurame. Menurut informasi yang mereka ketahui, bahwa daun sente kaya serat yang dapat memperlancar proses pencernaan gurame.

https://www.youtube.com/watch?v=iSls3IZ9bug

KECAMBAH

Gurami sangat doyan kepada kecambah kacang kedelai (tauge), kecambah padi. Pemberian ini dimaksudkan untuk merangsang indung telur. sayangnya tidak semua gurami merangsek pakan ini. Tinggal kita ngedumel sial bener sudah diurusin payah-payah nggak mau dimakan malahan pilih senthe yang gatal.

REBUSAN JAGUNG MUDA

Pipilan jagung yang direbus bisa diberikan kepada gorami untuk kesuburan indung telurnya. Induk juga dapat diberi kecambah jagung, Namun pemberian kecambah jagung jangan sampai berlebih karena dapat menyebabkan kegemukan. Kecambah jagung mengandung banyak lemak sehingga dapat mempersulit keluarnya telur saat pemijahan.

PELLET (Pakan Pabrik)

Pemberian pakan dengan pelet bukan termasuk cara yang murah, tetapi apabila anda mampu, kenapa tidak mengingat protein yang dikandungnya (20-30%. Persoalannya sekarang, pellet yang dipasaran seringkali kandungan protein (dari tepung ikan), sudah dikurangi jumlahnya, sehingga hanya mengandung terigu dan minyak ikan. Daripada susah-sudah membawa contoh pelet ke laboratorium, dianjurkan beli pellet daripelbagai sumber, perhatikan pelet mana yang paling disukai gurami itulah yang terbaik. Hasil penelitian tahun 1981 oleh Sri Hatimah di Kolam Depok menyimpulkan ada perbedaan penambahan bobot antara pelet apung dengan pelet kelem (tenggelam). Pelet apung sudah ditambah zat additive agar bisa berbobot lebih ringan dan mengambang di air. Sedangkan pelet “kelem” lebih menekankan kandungan gizi pakan sehingga untuk pendederan gurami pelet kelem lebih disukai.

Voer ayam Petelor atau Pedaging.

Bila pelet susah didapatkan, beberapa peternak mencampurkan Voer ayam pedaging ataupun ayam petelor (tergantung kebutuhan).

DEDAK

Dedak halus, bahasa lokal “lunte” yang sudah diseduh dengan air panas disukai gurami. Petani Purwokerto malahan menambahkan 2 butir telur bebek untuk memperbaiki mutu telur gurami. Kalau anda beli dedak setelah diseduh air panas masih belum pengket maka dedak itu bukan yang diinginkan. Cara pemberian dedak tidak boleh dilemparkan langsung ke kolam, cari jaring bekas karung cabai yang bentuknya berlubang, lalu bentangkan diempat sudutnya. Taruh dedak diatas jaring sampai jaring menyentuh permukaan air, maka gurami akan berdatangan menarik pakan dari bawah.

ULAT HONGKONG atau mealworm (mahal)

Jenis ulat ini sudah populer di tanah air, beberapa peternak di Indonesia berhasil membudidayakannya.

Mengkudu


Mengkudu (Morinda citrifolia) juga bisa atasi penyakit gurame yang disebabkan oleh virus. Berikan buah dan daunnya secara rutin pada ikan-ikan gurame. Khasiat buah dan daunnya bisa meningkatkan daya tahan tubuh ikan. Sebenarnya tak hanya gurame yang suka menyantap buah dan daunnya, jenis-jenis ikan lainnya seperti nila, tawes, bawal juga menyukainya.

DAUN MURBEI
Sumbangan petani Yogya

NASI

JAJAN PASAR

Jajan pasar disini maksudnya sisa-sisa tukang sayur di pasar, ketimbang membusuk di TPA, maka potongan sayuran termasuk ulat didalamnya bisa dimanfaatkan sebagai pakan Gurami kita.

Pakan yang paling populer di kalangan petani karena murah. Pada dasarnya postal adalah pupuk kandang (unggas) yang kering, sehingga bisa dilihat campuran antara sekam padi, kotoran, dedak, voer dsb. Postal selain disukai ikan gurami kecil, juga disukai nyamuk AGAS yang nantinya akan meletakkan telur pada kotoran tersebut. Telur yang menetas akan menjadi jentik-jentik (cuk) berwarna merah karena mengandung Haemoglobin. Jentik-jentik ini kelak dinamakan cacing darah. Agak ngaco memang.

SERANGGA SEPERTI JANGKRIK, BELALANG

Saya baru tahu belakangan ini bahwa rumput-rumputan hijau yang tumbuh sekitar dinding kolam (tanah) memiliki fungsi multiple. Pertama untuk mencegah longsornya tebing kolam, kedua memandang rumput hijau royo-royo dengan tetesan embun berkilauan bak berlian, weleh weleh bagi saya ini nikmat. Apalagi bau rumput segar menerpa hidung, bukan main segarnya.

Suatu pagi sambil melihat keadaan nyilet saya yang sedang rakus-rakusnya makan pelet “22L” saya melihat suatu gerakan secepat kilat. Saya amati ternyata beberapa gurami nyilet sedang melompat untuk menyambar belalang-belalang kecil yang sedang bermain diantara rerumputan dipinggir kolam. Untuk alasan yang sama beberapa petani kabarnya kalau musim laron malahan mematikan penerangan dirumahnya (termasuk menyetop nonton tersanjung 6 maupun F4) dan menyalana penerangan disekitar kolam agar laron masuk kekolamnya.

Bagaimana dengan Kecoa?
Kalau di rumah saya menemukan kecoa biasanya saya injak sebelum diberikan kepada gurami. Ini juga tidak membutuhkan beberapa detik sebelum sang kecoa yang malang masuk kemulut gurami.

Gurami Suka Sangit Tanah

Soal bertani atau beternak, masyarakat di kampung bisa jadi lebih pintar. Terutama dalam memanfaatkan sumber daya alam.

Menurut penjaga kolam ikan kami, “Dalam memelihara ikan gurami, kalau dolar manjatnya tinggi bener, kita beri saja pakan daun talas (senthe), kalau pakai pakan pabrik (pelet), bisa bangkrut.”

Salah seorang yang sering membantu merawat kolam adalah Rojali, yang juga penggembala kerbau orang tuanya. Namun, jangan bayangkan ia duduk di punggung kerbau sambil meniup seruling. Serulingnya sudah diganti gamewatch.

Rojali banyak “menularkan” ilmunya. Mulai teknik memberi makan gurami, menetaskan telurnya, mengamati perilaku gurami yang berahi, sekaligus acara kawin ikan. Katanya, “Gurami akan berperilaku romantis kala bulan purnama.”

Ia pun ahli menyiapkan wewangian perangsang libido gurami. Caranya, kolam dijemur sampai retak dasarnya, sehingga kalau terkena air akan menimbulkan bau sangit seperti hujan rintik kala kemarau. “Gurami suka bau sangit tanah kering,” ujarnya.

Ia pun tak kerepotan saat akan menangkap gurami. Cukup dengan meng-obok-obok air kolam plus memasukkan daun pisang kering (klaras), gurami seperti terhipnotis dan patuh saja dibopong, ditelentangkan, atau dipindah ke kolam lain. Di tangannya, gurami berbobot 4 – 5 kg per ekor berubah jinak seperti kucing peliharaan.

Tuesday, March 28, 2023

MEMBUAT PAKAN ALTERNATIF LELE

 MEMBUAT PAKAN ALTERNATIF LELE


Masih ditengah bulan suci ramadhan ini mari kita belajar lebih dalam tentang arti sebuah makanan untuk mahluk hidup. Ya, makanan adalah kunci utama bagaimana mahluk hidup akan tumbuh dan berkembang biak, dan makanan merupakan hal yang sangat penting bagi semua mahluk hidup didunia, dan ikan lele adalah salah satunya. Dengan demikian berhasil tidaknya budidaya ikan lele tergantung pada pakan untuk menunjang pertemubuhan ikan lele tersebut. Dengan itu semua saya akan memberikan ulasan tentang Cara Buat Pakan LeleSendiri Sebagai Pakan Alternatif Sukses Budidaya Ikan Lele. Karna saya anggap hal ini paling vital guna tercapainya suatu target panen yang berhasil.

Pelet/pakan ikan adalah hal yang paling bokok di dunia budidaya ikan lele, bahkan tidak hanya ikan lele saja yang membutuhkan pelet tersebut, semua ikan yang dibudidaya di dalam kolam pembesaran pastinya memerlukan pakan tersebut. Di tengah ini semua, tingginya harga pakan adalah kendala utama untuk berkecimpung di dunia perikanan, bahkan petani kecil semacam kita juga memiliki kendala demikian. Hal ini tentunya dikeluhkan oleh para mitra budidaya!
Untuk mengatasi problem tersebut, saya akan memberikan tips cara buat pakan lele sendiri, sedikit unik tentunya ulasan disini, Ya, kita akan membuat pakat dengan sendiri untuk mengganti pelet buatan pabrik. Pembuatan pakan ini pada dasarnya ada dua macam, yaitu pembuatan pakan sendiri dengan bahan utama dan pembuatan pakan sendiri dengan bahan sisa.

Kandungan Nutrisi Pada Pakan Ikan Lele
Kandungan nutrisi pakan ikan lele harus wajib memenuhi perbandingan pemberian pakan dengan penambahan bobot ikan lele kurang dari satu (Feed Conversion Ratio/FCR>1), maksudnya : jika kita memberi pakan ikan lele sebanyak 1Kg, maka bobot ikan yang dihasilkan akan mencapai pertambahan 1Kg. Dengan semakin kecilnya rasio FCR-nya, maka berarti semakin baik kandungan gizi pada pakan tersebut.

Jika kita buat pakan lele sendiri untuk mengganti pelet sebagai pakan utama, maka wajib dari pakan tersebut untuk mengandung komponen dan gizi yang ada didalam pelet pabrikan, seperti ; protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Ikan lele ini termasuk jenis ikan karnivora yang ditakdirkan untuk memakan daging, dan kebutuhan protein pada ikan lele sangat tinggi hingga mencapai 32% dari berat pakan yang dimakannya (SNI).

Lemak : Dibutuhkan sebagai energi tambahan yang penting, furngi dari lemak juga sebagai pelarut beberapa vitamin didalam tubuh ikan lele, dan juga sebagai keseimbangan kelangsungan hidup ikan lele mengapung didalam air.

Karbihidrat : Mengandung senyawa serat yang kasar dan bahan bebas tanpa mengandung nitrogen. Fungsi utama dari karbohidrat adalah sebagai sumber energi utama pada mahluk hidup.

Vitamin : Berguna untuk menjaga daya tahan tubuh ikan lele agar selalu fit dan tidak mudah terserang penyakit.

Mineral : Terdiri dari makromineral dan mikromineral. Makromineral yang terkandung dalam tubuh ikan diantaranya kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na), kalium (K), fosfor (K), klorida (Cl) dan sulfur (S). Sedangkan mikromineral antara lain besi (Fe), seng (Zn), mangan (Mn), tembaga (Cu), iodium (I), kobalt (Co), nikel (Ni) fluor (F), krom (Cr), silikon (Si) dan selenium (Se).

Berikut tabel berbagai bahan beserta kandungannya dalam satuan persen (%):

BahanProteinLemak
Tepung Ikan62.998.4
Tepung Kedelai36,614.30
Bungkil Kelapa18.4615.73
Tepung Jagung10.400.53
Dedak Halus15.586.8
Tepung Tapioka2.62.6

Misal kita akan membuat pakan lele sendiri dengan kombinasi 50 kg tepung ikan (kandungan protein 62,9%) dengan 50 kg katul halus (15,58%), apakah mungkin kombinasi bahan-bahan ini memenuhi kebutuhan protein pada ikan lele?

• Jumlah protein yang terdapat pada tepung ikan = 62,9% x 50 kg = 31,45 kg
• Jumlah protein yang terkandung pada katul halus = 15,58 x 50 kg = 7,79 kg
• Jumlah total protein dari tepung ikan dan katul halus = 39,24 kg
• Berarti dari jumlah berat bahan baku 100 kg akan kita didapatkan 39,24 kg atau 39,24% dari campuran bahan-bahan tersebut adalah protein. Tentunya kombinasi pencampuran bahan-bahan ini mampu mencukupi kebutuhan konsumsi protein pada ikan lele yang jumlahnya 30% dari makanan yang dikonsumsi.
• Untuk menambah kandungan nutrisi dapat kita tambahkan berbagai minyak ikan yang dijual dipasaran.

Pakan Lele Tambahan
Ikan lele memerlukan banyak makanan untuk terus hidup dan berkembang, tentunya pakan yang berkualitas akan membuat ikan lele ini cepat dalam masa pembesaran. Selain mengkonsumsi pakan utama seperti yang saya jelaskan diatas, ikan lele ini juga memerlukan pakan tambahan agar kelangsungan hidup ikan lele lebih baik dan memiliki pertumbuhan yang optimal. Namun pakan tambahan ini kita sendiri yang akan mengira-ngira kandungan yang ada pada pakan tambahan tersebut. Dibawah ini akan saya sebutkan apa saja yang bisa kita gunakan sebagai pakan tambahan untuk ikan lele.

Limbah Peternakan Unggas
Jika Anda merupakan seorang pembudidaya ikan lele, dan lokasi Anda tidak jauh dari tempat peternakan unggas, maka Anda termasuk orang yang beruntung. Ternak unggas ini meliputi binatang bersayap berkaki dua seperti : ayam, bebek, puyuh,dll. Limbah yang dimaksud disini adalah bangkai atau binatang ternak yang telah mati. Unggas yang telah mati sangat bagus untuk makanan tambahan ikan lele, karena ikan lele ini pada dasarnya adalah ikan pemakan daging. Namun ikan lele juga dapat memakan segalanya, sesuatu yang ada disekitar lingkungan hidupnya.

Ayam Tiren Sebagai Pakan Tambahan Ikan Lele

Unggas yang mati dapat kita berikan untuk ikan lele dengan cara direbus dan dibersihkan bulu-bulunya terlebih dahulu, hal ini bertujuan agar menghindari terjangkitnya penyakit karena bakteri dan kuman jahat akan mati jika direbus, sedangkan membersihkan bulu-bulu terlebih dahulu bertujuan untuk menjaga kebersihan kolam. Setelah unggas-unggas tersebut sudah bersih dan siap diberikan untuk pakan ikan lele, ikatlah dengan tali dari kedua kaki unggas tersebut, lalau celupkan kedalam kolam ikan lele, otomatis para gerombolan ikan lele ini akan beramai-ramai memakan unggas yang telah direbus dan dibersihkan tersebut. Pemakaian tali berguna agar setelah beberapa hari daging unggas akan bersih dan tinggal tulang belulang, dan tali ini berguna untuk menarik kembali sisa-sisa tulang kemudian kita mudah untuk membuangnya.

Keong Mas dan Bekicot
Pakan tambahan ini juga dapat kita hasilkan dari binatang bercangkang yang tidak banyak digunakan oleh masyarakat, keong dapat meliputi keong mas atau keng sawah. Untuk mendapatkan keong-keong ini tidaklah sulit, dapat kita jumpai di sungai-sungai, sawah, dan selokan disepanjang tempat tinggal kita. Jika kita malas untuk mencarinya, tinggal membuat plang didepan rumah Anda dengan manyatakan terima/penadah keong mas/sawah dengan harga nego, tentunya biaya yang akan kita keluarkan lebih murah karena binatang ini tidak terpakai dilingkungan hidup kita. Sedangkan bekicot juga sangat mudah didapatkan disekitar area pekarangan rumah, dan kita tahu bahwa bekicot dan keong ini mengandung protein yang sangat tinggi, sehingga ini dapat mempercepat tumbuhnya ikan lele dikolam pembesaran Anda.

Keong Mas Sebagai Pakan Alternatif Ikan Lele

Untuk pemberiannya, keong dan bekicot ini mirip seperti unggas yang telah mati, keong dan bekicot tidak langsung kita berikan pada lele karena ada cangkang yang akan melindungi mereka, bahkan keong ini jika asal Anda masukka kedalam kolam lele akan hidup dan berkembang biak, dan pada akhirnya Anda akan melakukan budidaya ikan lele dan keong mas. Rebus keong-keong dan para bekicot yang sudah Anda kumpulkan, supaya mudah untuk pengambilan daging dari cangkangnya, selanjtnya daging keong dan bekicot siap untuk diberikan pada ikan lele untuk digunakan sebagai pakan tambahan,

Ikan Rucah
Jika lokasi budidaya ikan lele anda juga berdekatan dengan TPA (tempat pelelangan ikan) berarti Anda memang ditakdirkan untuk menjadi seorang pembudidaya ikan lele, ikan rucah sangat bagus untuk menjadi pakan tambahan ikan lele. Tentunya untuk mendapatkan ikan-ikan kecil yang tidak laku dijual dipasaran ini, akan dijual dengan harga yang sangat murah, karena ikan kecil-kecil ini tidak layak dikonsumsi manusia.

Untuk pemberiannya, bisa langsung diberikan tanpa merebus dan membersihkan terlebih dahulu, hanya saja cincang agar pemberian pakan tambahan ikan rucah ini bisa merata dan secara menyeluruh agar ikan lele semuanya kebagian.

Berikut beberapa pakan alternatif untuk lele dengan kualitas yang bagus:

BAHAN PAKAN 1

NoBahanJumlahHarga*Total
1Kohe puyuh / Kohe ayam65 Kg35022.750
2Dedak15 Kg250037.500
3Ampas tahu/Bungkil kelapa/Onggok15 Kg150022.500
4Daun Bayam/Kangkung/Azola5 Kg10005.000
5ROTER50 ml1206.000
6Gula0.25 Kg150003.750
7Vit B110 butir1001.000
8Vit B610 butir1001.000
9Vit B1210 butir1001.000
10Air kelapa1 Liter20002.000
11Air cucian beras / Air Leri4 Liter
Total102.500
Harga Per Kg1.025
*Harga tiap daerah mungkin berbeda

CARA MEMBUAT:

  1. Roter + gula + air kelapa + air cucian beras campurkan, biarkan 24 jam
  2. Kohe puyuh dikeringkan/dijemur, kemudian haluskan, semprot/bibis dengan larutan roter yg sudah disiapkan sebelumnya, biarkan 24 jam
  3. Daun bayam / kangkung / azolla haluskan/cacah kecil/blender
  4. Vit B1, B6, B12 haluskan
  5. Campurkan semua bahan, semprot/bibis dgn larutan roter sampai merata
  6. Fermentasi selama 5-7 hari secara tertutup

CATATAN:
Kunci dari semua ini adalah kualitas Roter yang baik,
Kita sudah pernah coba dari produk2 lain sebagai kontrol tetapi kurang berhasil, terutama penguraian kotoran puyuh gagal.

BAHAN ROTER IKAN (Ramuan Obat Ternak)

  1. Rumput laut (adalah) : 1kg
  2. Pisang matang : 10 buah bagus kepok)
  3. Nanas matang : 1 buah
  4. Susu murni : 1L
  5. Usus kambing/sapi : 500gr
  6. Gula merah : 1kg
  7. Ragi tape : 1 butir
  8. Air kelapa baru : 5L
    CARA MEMBUAT :
  • nanas kupas, mata jgn dibuang.
  • semua bahan stirilkan dgn air hangat.
  • rumput laut (azola), pisang, nenas, ragi diblender
  • usus sapi/kambing Blender.
  • gula merah didihkan dgn 1L air.
  • campur semua bahan aduk2 skitar 3 mnt.
    Fermentasi : 14 hari tertutup rapat (kasih aerasi)
    Tiap 2-3 hari goyang2.
    Dosis :
  • 10 ml + 20L air untuk pakan/ pembuatan pelet.
  • 10 ml /L (m2) tuk kolam..

    Catatan : Kalo untuk ternak/unggas bahan tambahi dgn kepiting batu 5-10 ekor

UNTUK MEMPERBANYAK ROTER, BAHAN2NYA SBB:
Roter : 1L
Gula merah : 2kg
Air cucian beras : 5L
Air kelapa baru : 5L
Susu murni : 2L
Bekatul halus : 1kg
Terasi matang : 1/4 kg
Air matang : 10L

Caranya :
Gula merah didihkan dgn air 2L
campur semua bahan
Fermentasi : 7-14 hari
Bau wangi tape berhasil.

CATATAN :
bila diambil tiap minggu 2-3L langsung ganti/tambah dgn air kelapa /air gula sebanyak yg diambil…

BAHAN PAKAN 2
Kohe puyuh : 2 karung (100 kg)
Dedak halus : 5 kg
Terasi mentah : 1 kg
Daun pepaya : 5 lembar
Roter (Ramuan Obat Ternak): 1 gelas
Gula merah : 1/2 kg

Cara membuat :
Gula merah dan terasi seduh dengan air mendidih 5 liter, aduk2 dan biarkan sampai menjadi cair dan dingin, selanjutnya masukan roter. Biarkan 2-3 jam
Cacah halus daun pepaya
Campurkan kohe puyuh, dedak, cacahan daun pepaya
Bibis /kocor semua bahan dgn air campuran roter, gula, terasi sampai merata
Simpan dalam wadah tertutup selama 5-7 hari.
Kita sudah punya pakan 105 kg yang tidak kalah dengan pelet pabrikan
Pemberian pakan cukup 5% dari total bobot ikan lele.
Pemberian bisa 2-3 x

Catatan :
Pola yang lain sama saja dengan pola pemeliharaan standar pabrikan

BAHAN PAKAN 3
Kohe sapi atau kohe ayam petelur : 2/3 drum yang 200 ltr
Dedak : 3 kg
Terasi mentah : 1 kg
Limbah ikan: 2-3 kg (bebas apa sj)
Daun pepaya : 5 lbr
Kunyit : 1/2 kg
Roter : 1 gelas
Gula : 1/2 kg

Cara membuat :
Gula dan terasi seduh dgn air mendidih 5 ltr, setelah dingin masukan roter, biarkan 2-3 jam
Daun pepaya dan kunyit haluskan, bisa di blender/tumbuk
Campurkan semua bahan kemudian simpan dalam drum tertutup, 5-7 hari

Pemberian pakan :
Untuk 2000 ekor pagi 1 ember 10 ltr, sore 1 ember. 1 minggu pertama
Minggu ke dua : 2 ember
Minggu ketiga sampe panen : 3 ember

CATATAN:
Pola perawatan sama dengan yang standar.
Maaf, tidak tanggungjawab jika tidak memakai selain Roter.
Kohe lain belum pernah kita coba, so tidak tau bagaimana hasilnya
Ciri berhasil pakan wangi, tidak bau



Tips Foto di Malam Hari dengan Kamera DSLR

 Tips Foto di Malam Hari dengan Kamera DSLR Malam  memang kurang cahaya sehingga terkadang menyulitkan untuk mengambil foto, apapun jenis ...